AC Split Tipe Multi


AC split tipe Multi adalah ac split dengan indoor lebih dari 2 unit dengan Outdoor 1 unit.
cara kerja ac tipe multi sama dengan ac tipe single unit, bedanya ac multi dibagian outdoornya terdapat komponen elektronik dan terdapat kran selenoid valve.
bila 1 Outdoor dengan 5 indoor unit, maka dibagian Outdoor unit terdapat 5 buah kran selenoid valve.

Komponen elektronik berfungsi untuk mengatur jalannya selenoid valve bila satu indoor unit dioperasikan sementara ac yang satunya tidak dioperasikan.
Selenoid valve adalah ibarat sebuah kran air yang dapat dibuka tutup, tapi membuka tutupnya dengan sebuah klep yang mendapat tekanan gaya magnet dari kumparan lilitan yang berada pada selenoid valve tersebut.
jadi bila bila kumparan tersebut mendapat transfer arus listrik dari satu buah indoor unit, maka klep pada kran selenoid valve akan membuka untuk mengalirkan refrigerant kebagian indoor unit.

Kelistrikan pada ac jenis ini, unit indoor dan outdoor tetap mendapatkan supply arus listrik walaupun ac tidak dalam keadaan beroperasi.
Berbeda pada ac tipe single unit yang relay kontaktornya berada pada komponen indoor unit, bila indoor unit tidak dioperasikan maka arus listrik tidak berada dibagian outdoor unit. ( jika dalam pemasangan power supply, kabel berwarna Coklat disambungkan dengan L dan kabel berwarna Biru dengan N )
jadi berhati-hatilah bila melakukan pencucian pada outdoor tipe multi ini. karena walaupun indoor unit dalam keadaan tidak dioperasikan, arus listrik masih mengalir kedalam bagian outdoor unitnya.

Kelemahan pada ac jenis ini adalah bila satu indoor unit mengalami kebocoran pada bagian evaporatornya, maka indoor unit lainnya tidak bisa dioperasikan.


Read More >>> ...

Commercial Freezer


Kemungkinan masih banyak para pengelola restaurant menempatkan Commercial Freezer nya satu ruangan dengan dapur.
menempatkan commercial freezer di dapur akan membuat kinerja alat tersebut semakin lama semakin cepat rusak.
uap minyak dari hasil masakan akan terhisap ke arah condensing unit dan sudah jelas condensing unit tidak dapat membuang panas condenser karena condenser penuh dengan uap minyak yang berasal dari uap minyak masakan tersebut.

Dengan tidak terbuangnya panas condenser akan menyebabkan kompresor bekerja lebih berat dan dingin yang dihasilkan juga akan semakin berkurang dan kemungkinan yang lain yang lebih parah adalah umur kompresor tidak akan panjang.

Lalu, bagaimana solusinya? Bila anda tidak ingin keluar biaya banyak usahakan pada saat anda membangun restaurant, pisahkan antara ruangan dapur dan ruangan untuk commercial freezer agar uap minyak tidak terhisap pada bagian condenser.
bila tempat tidak memadai untuk cara diatas, anda harus memindahkan condensing unit kebagian luar dapur seperti gambar diatas.

Read More >>> ...

AC INVERTER

AC inverter bekerja secara otomatis mengubah kecepatan putaran kompresor dengan memvariasikan frekuensi catu daya ke kompresor, untuk memberikan pendinginan dan kenyamanan yang baik mulai dari tinggi ke rendah.
kapasitas pendinginan AC berbanding sejajar dengan kecepatan kompresor.

Bagaimana cara kerja AC Inverter?
Sistem inverter mengubah arus alternating current (AC) menjadi arus searah (DC) dan dipasok ke gulungan DC motor dari kompresor dengan tegangan mulai dari DC300V ke DC450V pada bagian inverter.
Kecepatan kompresor DC Inverter dapat disesuaikan dengan kemampuan beban suhu pada ruangan.

Keuntungan menggunakan ac jenis ini adalah pada saat start up tidak membutuhkan daya listrik yang begitu besar, optimal dalam penghematan daya listrik dan bisa cepat mendinginkan.

Bahan material tembaga yang digunakan pada pada ac inverter seperti evaporator, kondenser dan installasi pipa haruslah tebal karena pada jenis ac ini menggunakan freon yang bertekanan tinggi yaitu R410A yang lebih tinggi 1.6 kali dari R22.
Olie yang digunakan pada kompresor inverter juga berbeda dengan olie kompresor non inverter, kompresor inverter menggunakan olie jenis POE yang mudah menyerap kelambaban.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam perbaikan ac inverter
1. Jangan menggunakan manifold atau selang manifold yang dipergunakan untuk mengisi sistem R22 ke sistem R410A, karena sisa olie yamg masuk kedalam sistem R410A akan membuat buntu sirkulasi refrigerant.

2. Usahakan untuk mengganti filter pengering bila unit mengalami kebocoran atau unit sudah habis freonnya,

3. Dalam mengisi atau menambahkan freon, haruslah dalam bentuk cair agar tidak menimbulkan fraksinasi.

Read More >>> ...

Cara Merubah Defrost PCB Ke Defrost Manual


Defrost PCB berfungsi sama seperti defrost manual yang menggunakan defrost timer.
pada lemari es dua pintu atau lebih memang ada yang menggunakan modul PCB untuk proses defrostnya. sebenarnya fungsinya sama dengan defrost manual yang menggunakan defrost timer, bedanya pada defrost modul pcb diatur oleh sebuah IC dalam rangkaian elektronika.

memang pada jaman modern ini cara defrost manual sudah digantikan dengan menggunakan modul PCB.
Sebelum menggunakan defrost dengan heater pemanas, produsen lemari es dua pintu menggunakan cara defrost dengan memanfaatkan panas refrigerant untuk melumerkan es pada evaporator. tetapi cara tersebut kini sudah digantikan dengan penggunaan heater pemanas untuk melumerkan bunga es yang menebal setelah lemari es beroperasi selama 7 jam.

Untuk merubah modul defrost PCB ke defrost manual, anda harus menyiapkan :
- Defrost Timer
- Defrost Thermostat
- Fuse
atau anda bisa memakai defrost thermostat dan fuse yang lama bila tegangan yang digunakan adalah tegangan ac volt.
caranya adalah lepaskan kabel yang menuju kompresor pada modul pcb lalu anda pasangkan pada terminal no 4 pada defrost timer.
lalu anda lepaskan juga kabel yang menuju heater pada modul pcb dan anda pasangkan pada terminal no 2 pada defrost timer.

sekarang anda buka kap penutup evaporator pada pintu atas lemari es, lalu anda cari ujung kabel dari terminal no 2 (kabel yang menuju ke heater pemanas).
setelah anda temukan, kabel harus menyambung pada satu kabel heater pemanas lalu kabel satunya yang keluar dari heater pemanas anda putuskan untuk disambungkan pada fuse. (bungkus ujung kabel satunya yang anda putuskan tadi dengan solasi) lalu ujung dari kabel fuse anda sambungkan dengan kabel defrost thermostat dan kabel defrost thermostat yang satunya anda hubungkan dengan line listrik.

sambungan kabel antara fuse dan defrost thermostat anda sambungkan satu buah kabel untuk ditujukan ke terminal no 1 pada defrost timer dan terminal no 3 nya anda hubungkan dengan line listrik.
terkadang modul pcb juga digunakan untuk lampu indikator pada lemari es.
jadi bila lampu indikator masih berfungsi, anda tidak perlu membuang module pcb tersebut.

Read More >>> ...

Starting Relay Untuk Motor Compressor


A. Current Type Relay

Sebuah current relay dalam keadaan normal biasanya terbuka switch nya.
bila daya listrik memasuki kompresor, arus dalam lilitan utama mengalir melalui sebuah kumparan gulungan didalam relay.

dan menjadikan kumparan gulungan tersebut menjadi medan magnet, sehingga batang kern terangkat atau terdorong untuk menyambungkan kontak bimetal.
ketika kompresor meningkat kecepatannya, arus didalam lilitan utama pun menurun sampai batas kecepatan tersebut tercapai.
sehingga mengurangi medan magnet didalam current relay dan batang kern pun terlepas memutus kontak bimetal.


B. PTC Type Relay

PTC (Positif Temperatur Koefisien) adalah perangkat solid atau berbentuk padat
perangkat ini dihubungkan seri dengan lilitan pembantu kompresor.
Sebuah PTC mengalami peningkatan perlawanan atau resistansi dari arus listrik yang melewatinya.
PTC cocok untuk desain motor sehingga bertepatan dengan kompresor mencapai putaran, yang dibutuhkan adalah switching speed.
peningkatan tajam perlawanan atau resistansi dalam PTC secara efektif mencegah setiap arus yang melewati lilitan pembantu
Ini adalah perangkat sederhana, tanpa ada bagian yang bergerak.


C. Potential Type Relay

Sebuah relay potensial dalam keadaan normal tertutup perangkatnya.
ini untuk mengatasi masalah percikan bunga api pada bimetal pada saat start-up.
relay potensi beroperasi karena adanya potensi tegangan pada kumparannya hasil dari lilitan pembantu motor kompresor.
ketika kompresor meningkatkan kecepatan, tegangan pada lilitan pembantu juga meningkat.
Ketika tegangan ini mencapai pada nilai pengangkatan, kontak bimetal pada relay pun terbuka.
disaat kompresor terus berjalan, tegangan pada lilitan pembantu akan tetap cukup tinggi untuk menahan kontak relay terbuka.
ketika kompresor tidak beroperasi, kontak bimetal pada relay pun menutup.


Beberapa Pertimbangan Praktis

Saat mengganti relay, selalu gunakan komponen yang ditentukan oleh produsen.
Apabila suatu current relay atau relay potensial digunakan, berarti telah dipilih dengan cermat untuk mencocokkan desain kompresor.
Relay mungkin identik secara fisik, namun berbeda karakter kelistrikannya.
Jangan menggunakan relay yang berbeda hanya karena terlihat sama atau karena digunakan pada kompresor lain dengan ukuran hampir sama.
Hal ini dapat beroperasi ketika pertama kali dipasang, namun gagal bekerja ketika ada perubahan kondisi beban dan perubahan teganngan

Pertimbangan yang sama berlaku untuk relay PTC.
memasang sebuah relay PTC harap berhati-hati dan sesuai dengan motor kompresor.
Jika relay PTC digunakan dengan motor yang lebih besar daripada yang aslinya, perangkat akan beralih cepat dari seharusnya.
mungkin sebelum kompresor mencapai kecepatan berputar hanya lilitan utama saja yang dapat mempertahankan.
Jika motor lebih kecil harus disesuaikan dengan PTC yang sama, jika lebih rendah PTC nya akan mengakibatkan penundaan lebih lama dari biasanya sebelum
lilitan pembantu secara efektif terisolasi atau dipisahkan.
Dalam beberapa kejadian, ini dapat menyebabkan pelindung motor atau overload kompresor untuk membuka atau menghentikan kompresor.
PTC yang baik dirancang untuk berfungsi menyelaraskan berbagai beban dan pasokan tegangan.

Jika kapasitor rusak, jangan hanya mengganti kapasitornya saja

starting kapasitor adalah perangkat yang dapat diandalkan.
Dalam kebanyakan kasus kegagalan starting kapasitor adalah hasil dari muatan listrik kapasitor berada di sirkuit lebih dari waktu normal start-up.
Hal ini menunjukkan kemungkinan relay rusak.
Ini adalah praktik yang baik, ketika mengganti starting kapasitor yang rusak ganti juga starting relay nya.

Mengapa beberapa kapasitor mulai dilengkapi dengan penggunaan resistor?

Sebuah starting kapasitor digunakan berhubungan dengan running kapasitor dan potensi relay (pada motor CSR) akan mempertahankan muatan listrik ketika kontak relay terbuka dan posisi starting kapasitor juga terpisah.
Ketika kompresor berhenti, dan jika kontak bimetal potensi relay terbuka, ada kemungkinan bahwa starting kapasitor akan melepaskan seluruh muatan listrik dan menimbulkan percikan api lalu membuat kedua bimetal menempel.
bila hal ini terjadi dapat mengakibatkan kerusakan pada starting kapasitor dan motor kompresor.

Situasi ini dapat dihindari dengan menggunakan sebuah resistor yang dipasang diterminal starting kapasitor.
jika relay terbuka, muatan listrik dalam starting kapasitor akan dibuang ke resistor tersebut.
resistansi yang dibutuhkan cukup tinggi (biasanya 15.000 ohm) dan hal itu tidak mempengaruhi kinerja kapasitor
Ketika mengganti starting kapasitor pada kompresor CSR, pengganti kapasitor harus dilengkapi dengan sebuah penggunaan resistor.


Problem starting karena tegangan rendah.

Kemampuan kompresor berkurang karena penurunan tegangan, rendahnya tegangan mungkin akibat dari masalah pasokan listrik tapi ini tidak selalu terjadi.
Tegangan starting efektif ketika tegangan dipasok ke terminal kompresor dan siap pakai untuk menjalankan kompresor.
Ini adalah tegangan yang diukur pada terminal kompresor, ketika tarikan pertama arus listrik memasuki kompresor atau disebut locked rotor current (LRA).

Jika kabel pada kompresor panjang atau ukuran kabel tidak besar cukup untuk membawa arus start yang tinggi dan akan ada penurunan tegangan yang signifikan pada
terminal kompresor.
Ini adalah tegangan yang harus dilihat pada kompresor dan tegangan starting ini dapat berada di bawah kisaran yang disetujui oleh produsen kompresor.
Pertimbangan harus dipikirkan terhadap perubahan kabel listrik untuk kompresor.
.

Read More >>> ...

Jenis Motor Compressor

1. Single phase compressor motor type

A. RSIR Motor (Resistance Start – Induction Run)

Ini adalah motor paling sederhana yang digunakan dalam kompresor hermetic yang dipergunakan pada lemari es, freezer atau dispenser.
kompresor ini memiliki lilitan utama (RUN) dan juga lilitan pembantu (START)
lilitan pembantu hanya diperlukan selama start-up dan pada jenis kompresor ini tidak memerlukan kapasitor.
Sebuah relay diperlukan hanya untuk memisahkan lilitan pembantu ketika kompresor mencapai kecepatan di mana lilitan utama saja yang digunakan.

Motor jenis RSIR biasanya digunakan menjalankan aplikasi keseimbangan tekanan , dimana torsi motor tinggi mulai tidak diperlukan.
Relay yang paling banyak digunakan pada kompresor RSIR adalah PTC (Positif Koefisien suhu) perangkat solid state.
Perangkat ini dipasang secara seri dengan lilitan pembantu.
Sebuah PTC mengalami kenaikan resistansi disaat arus listrik melewatinya
PTC cocok untuk disain RSIR motor karena disaat kompresor mencapai pemindahan kecepatan, peningkatan tajam dalam resistansi PTC secara efektif mencegah arus melalui lilitan pembantu.
Ini adalah perangkat sederhana, tidak ada bagian yang bergerak didalam sebuah relay PTC.
Pada beberapa kompresor, perangkat PTC adalah relay yang digabung dengan overload kompresor.



B. RSCR (Resistance Start – Capacitor Run)

Ketika torsi rendah memadai tetapi untuk peningkatan efisiensi operasional, diperlukan penambahan kapasitor secara seri dengan lilitan pembantu untuk dapat menghasilkan hasil yang diperlukan.
aplikasi Ini dilakukan pada kulkas, tapi di mana ada satu peningkatan sedikit biaya maka dibenarkan untuk efisiensi yang lebih tinggi dan diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar atau peraturan persyaratan.

Sekali lagi PTC atau relay digunakan, tetapi dalam kasus ini tidak memisahkan lilitan pembantu, yang tetap aktif setiap kali kompresor berjalan.
relay ini memungkinkan arus terpotong pada starting kapasitor pada saat run-up.
Ketika resistensi PTC meningkat atau saat relay terbuka, mengakibatkan atau membawa run capasitor berhubungan seri dengan lilitan pembantu.



C. CSIR Motor (Capacitor Start – Induction Run)

Bila kompresor diperlukan untuk memulai pada tekanan tidak seimbang, atau seperti kasus ketika katup TX digunakan sebagai sistem perangkat ekspansi, motor CSIR mungkin pilihan yang sesuai.
Kita boleh menyebut motor CSIR sebagai motor RSIR yang telah ditingkatkan oleh penambahan kapasitor secara seri dengan lilitan pembantu.
Hasilnya adalah, bukan hanya untuk memisahkan lilitan pembantu, fungsi relay sekarang memisahkan lilitan pembantu dan starting kapasitor.
Seperti motor RSIR yang lainnya, sewaktu sampai pada kecepatan, yang dipergunakan hanya lilitan utamanya saja yang dialiri arus listrik.



D. CSR Motor (Capacitor Start and Run, Atau disebut juga CSCR)

Motor ini menawarkan perbaikan starting karakteristik yang disediakan oleh starting kapasitor.
ditambah dengan peningkatan efisiensi berjalan yang dihasilkan dari penggunaan running kapasitor.
motor ini banyak digunakan pada aplikasi mesin pendingin yang lebih besar atau refrigerasi komersial

dalam disain ini run kapasitor kembali dihubungkan seri dengan starting kapasitor.
komponen ini menjadi aktif ketika kompresor sedang berjalan.
ada penambahan kapasitor (starting kapasitor) yang dihubungkan secara paralel dengan running kapasitor selama motor berjalan.
Hal ini harus dipisahkan ketika kompresor mencapai kecepatan di mana starting kapasitor tidak lagi diperlukan.
Sementara beberapa kompresor CSR yang lebih kecil dipasangkan sebuah current relay.
relay yang ditentukan untuk kompresor CSR yang lebih besar biasanya dipergunakan relay potensial.

mungkin kelemahan relay pada sistem CSR adalah tidak terbuka pada perangkatnya.
pada saat daya listrik memasuki kompresor, lilitan utama dan lilitan pembantu terdapat arus listrik dan running kapasitor mulai terisi arus listrik.
Ketika kontak dari current relay mulai menutup, ada kemungkinan running kapasitor yang membuang muatan listrik pada kontak bimetal mungkin membakar kedua kontak bimetal sampai menempel.

kontak bimetal mencegah relay dari pembukaan dan starting kapasitor akan tetap berada pada sirkuit.
kapasitor dirancang hanya untuk penggunaan berselang dan secara singkat.
jika relay tidak terbuka, starting kapasitor kemungkinan akan rusak.



E. PSC Motor (Permanent Split Capacitor)

Jenis motor ini menawarkan efisiensi yang optimal dengan penggunaan running kapasitor.
biasanya tidak menggunakan starting relay atau starting kapasitor.
menghasilkan torsi awal yang rendah tetapi juga penghematan biaya.
ac split dan ac window adalah yang paling umum menggunakan kompresor PSC.
unit tersebut biasanya dirancang dengan penggunaan perangkat pipa kapiler.
dan dengan demikian mencapai tekanan seimbang sebelum start-up.
Kompresor yang kemampuannya mulai berkurang dengan demikian tidak menjadi masalah dan dapat menghemat biaya karena tidak menggunakan relay dan starting kapasitor.
efisiensi yang terbaik dari PSC motor adalah memberikan manfaat yang jelas untuk tingginya volume design penyejuk udara.

Hanya ketika tekanan sistem gagal untuk diseimbangkan atau tegangan suplai ke terminal kompresor sangat rendah, kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan mungkin mulai menjadi masalah.
Ada lebih dari satu cara untuk mencapai hal ini yaitu penggunaan (relay potensial dan starting kapasitor) adalah salah satu pilihan.



2. Three Phase Motors atau Motor Tiga Phase

untuk kompresor yang lebih besar, motor tiga phase memiliki kebutuhan yang jelas untuk tiga pasokan phase.
Jika tiga tahap pasokan belum tersedia, ini dapat menambah signifikan biaya instalasi.
Di sisi lain, manfaat dari penggunaan motor tiga phase adalah :
- memiliki starting torsi yang baik.
- dapat dioperasikan dengan berbagai macam tegangan.
- tidak memerlukan perangkat starting tambahan seperti relay dan kapasitor.
- Pengurangan beban pada setiap phase individu, dan dampak minimal terhadap terbakarnya gulungan motor, dll


Read More >>> ...

Evaporator dan titik didih Refrigerant

Banyak teknisi ac merasa seperti tidak pernah mampu menyerap semua rincian yang terlibat dalam industri HVACR.
hal ini lebih diibaratkan seperti seseorang berada pada pesta yang sangat besar dan bertanya-tanya bagaimana menghabiskan semua makanan?
jawabanya adalah, anda harus menggigit atau mencoba semua makanan satu persatu.
hal ini mendorong untuk mengetahui bahwa anda tidak harus mengetahui semua informasi ini pada saat sekarang ini.
menguasai dasar-dasar pendinginan, satu per satu, akan membuat anda sepenuhnya siap untuk berkecimpung dalam bidang ini.
Ini memang memerlukan waktu untuk menguasai dasar-dasar tersebut, tetapi setiap orang rata-rata telah melakukannya dan anda juga harus bisa.

Fungsi evaporator adalah untuk menyerap panas didalam sistem pendinginan, nama evaporator menjelaskan apa yang terjadi di dalam kumparan pipa evaporator tersebut.
refrigeran berubah dari cairan menjadi uap, ini disebut penguapan atau evaporation.
ketika kita melihat air di jalan setelah hujan dan itu akan hilang ketika matahari bersinar di atasnya, berarti air tersebut telah menguap.
panas dibutuhkan untuk penguapan suatu zat.
syarat penguapan dan pendidihan digunakan secara bergantian dalam industri pendinginan.

Semua orang tahu bahwa diperlukan panas untuk mendidihkan air, tetapi semua orang tidak tahu bahwa air mendidih pada 100 derajat celcius hanya pada satu kondisi.
yaitu pada satu kondisi ketika permukaan laut tekanan atmosfernya berada pada kondisi standar.
pernahkah anda mendengar pembicaraan tentang kondisi cuaca dan tekanan atmosfer?
Standar kondisi atmosfer di permukaan laut adalah, ketika tekanan atmosfer sebesar 29,92 inci Hg (inci air raksa), Ini adalah sama dengan 14,696 psi (pound per square inch).
jika anda mengubah tekanan atmosfer, anda mengubah temperatur di mana air akan mendidih dan hal ini akan menjadi titik yang sangat penting.
anda dapat menambahkan lebih banyak panas, tapi air hanya akan mendidih lebih cepat, tapi anda tidak akan mendapatkan panas yang berlebihan.

Sebagai contoh, anda bisa merebus air pada kompor berapi kecil dan anda bisa merebus air pada kompor dengan api besar dimana air akan cepat mendidih dan menguap lebih cepat tapi suhu yang dihasilkan pada air yang mendidih itu tetap sama.
jika anda memasak airnya di atas gunung, itu akan mendidih pada suhu yang lebih rendah.
diatas gunung air dapat mendidih pada 93 derajat C atau bisa lebih rendah.

rice cooker memasak makanan didalam sebuah tabung yang sempit dan itu akan menimbulkan lebih banyak panas yang menyebabkan tekanan udara di tabung itu menjadi naik.
kebanyakan rice cooker tekanan udaranya sebesar 15 psi di atas tekanan atmosfir.
Ini akan menaikkan suhu didih air sekitar 121 derajat Celcius, yang memungkinkan anda untuk mengurangi waktu memasak.
mengapa kita harus mengetahui ini? Jika anda mengerti, anda dapat mengontrol suhu didih dengan mengontrol tekanan udara dalam tabung tersebut.
anda telah menyelesaikan tahap pertama dan salah satu langkah paling penting dalam memahami bagaimana sebuah evaporator bekerja.

Jika kita menutup air dalam sebuah tabung dan mengurangi tekanan udara pada tabung tersebut, kita dapat mengurangi suhu didih air.
kita sebenarnya dapat mengurangi tekanan udara pada tempat dimana air akan mendidih sebesar 4.5 derajat C.
Itu adalah angka signifikan karena itu adalah suhu di mana coil evaporator ac bekerja.

sebenarnya kita bisa menggunakan air sebagai pendingin, tapi air memiliki beberapa kualitas yang membuatnya tidak praktis.
air sebenarnya diklasifikasikan sebagai pendingin, tetapi tidak digunakan dalam aplikasi umum.
hal penting untuk diingat di sini adalah, bahwa dengan mengendalikan tekanan udara kita dapat mengontrol suhu, dan ini berlaku untuk semua refrigeran.
Gambar 1 menunjukkan sebuah evaporator yang menggunakan air sebagai pendingin untuk mendinginkan udara.
perhatikan tekanan rendah yang harus dipertahankan untuk mendidihkan air pada 4.5 derajat celcius.
itu adalah vakum yang sangat rendah yaitu 0,28 inci Hg mutlak, di atas kekosongan udara yang sempurna.
tekanan tersebut tidak mungkin diperoleh dengan kompresor konvensional, karena air menciptakan volume uap yang sangat besar.
maka dibutuhkan pula kompresor yang sangat besar dan oleh sebab itu maka refrigeran lain digunakan untuk menggantikan air.

sangatlah penting untuk diingat bahwa semua refrigeran memiliki apa yang dikenal dengan hubungan tekanan udara dan suhu.
ketika refrigeran cair hadir dalam tabung tertutup, suhu refrigeran cair akan menentukan tekanan udara di dalam tabung tersebut.
jika Anda mulai menghilangkan uap atau gas dari tabung tersebut suhu refrigeran cair yang tersisa akan menguranginya untuk menyesuaikan tekanan udara, ini disebut tekanan suhu, yaitu hubungan antara uap dan cair.

ketika refigeran mendidih dibutuhkan panas untuk mendidihkannya dan panas itu berasal dari refrigeran cair yang tersisa saat melepas uap.
Inilah mengapa ketika Anda mengisi gas refrigerant ke dalam sistem, suhu tabung freon mulai menurun.
jika Anda terus mengambil gas dari tabung freon, tabung freon akan mulai membeku.
akhirnya anda dapat mengambil refrigeran uap yang cukup dari tabung freon yang sangat dingin, sehingga tekanan uap akan turun ke sistem dan tidak ada tekanan uap lebih yang ditransfer.

Sekarang, mari kita terapkan ini untuk pendingin modern.
setiap refrigeran dapat melakukannya dan kita harus menyadari bahwa dengan mengendalikan tekanan di evaporator dan tabung tertutup kita dapat mengontrol suhu yang mendidih.
kita akan menggunakan R-22 karena itu adalah suatu refrigeran yang umum digunakan.
refrigeran ini jauh lebih efisien untuk sistem pengkondisian udara dari pada air, tekanan akan tetap berada di atas tekanan atmosfer dan bila refrigeran mendidih tidak akan membuat sejumlah besar uap, sehingga kompresor kecil dapat digunakan.
adalah penting bagi Anda harus memiliki grafik tekanan-temperatur R-22 dan yang lainnya, bahkan anda harus membawa grafik versi saku ini untuk persiapan referensi.

Grafik menunjukkan bahwa R-22 mendidih (menguap) pada 4.5 derajat celcius ketika tekanan koil evaporator dipertahankan pada 68,5 psig (pound per square inch gauge).
seperti ditunjukkan sebelumnya, saat suhu udara 24 derajat celcius melewati kumparan yang bersuhu 4.5 derajat celcius, maka panas akan pindah ke refrigeran 4.5 derajat celcius, mengurangi suhu udara dan titik didih refrigeran.

Gambar 2 menunjukkan R-22 pada kumparan evaporator dengan kondisi di atas.
Perhatikan bahwa ilustrasi tersebut menunjukkan apa yang terjadi di dalam kumparan sepanjang jalan.
Ini adalah tabung, hanya seperti rice cooker tertutup, hanya itu sebuah pipa dan ini disebut perluasan langsung atau jenis evaporator kering (Hal ini berbeda dari evaporator banjir yang merupakan subyek artikel lain).

Ada beberapa hal yang harus terjadi di semua evaporator untuk mencapai tujuan yaitu :
1. Tekanan harus dijaga pada tingkat yang benar untuk memberikan suhu kumparan evaporator yang benar.
2. semua cairan refrigeran harus dididihkan menjadi uap sebelum meninggalkan kumparan evaporator karena komponen berikutnya adalah kompresor.
kompresor hanya dapat bekerja dengan refrigeran uap; refrigeran cair akan membuat rusak kompresor.
3. Setelah refrigeran cair dididihkan menjadi uap, panas yang cukup harus ditambahkan ke uap untuk memastikan bahwa tidak ada entrained cairan di dalamnya.
produk meninggalkan kumparan evaporator harus uap murni.

Mempertahankan Tekanan dengan Benar

Ini bagian dari proses yang dikendalikan oleh para insinyur desain.
Mereka memilih area kumparan yang benar untuk mempertahankan tekanan yang benar dan suhu di bawah kondisi desain.
jarang terjadi kasus pemilihan peralatan yang tidak benar dan sistem tidak dingin atau tidak cukup menghilangkan kelembaban.
semua sistem yang dibuat dapat melakukan semua itu.

Jika sistem mendinginkan struktur pada hari terpanas, peralatan ini berukuran dengan benar kecuali sebuah beban tambahan telah dikenakan pada struktur.
pemilihan koil evaporator dan kompresor harus benar dalam batas-batas sistem.
bagian dari proses ini tidak berada dalam kontrol teknisi, tetapi teknisi dapat seringkali perlu menentukan bahwa sistem ini bermasalah terhadap kapasitas dan tidak akan memikul beban.

Membuat keyakinan semua refrigeran cair dididihkan menjadi gas

Teknisi memiliki beberapa kontrol atas bagian dari proses ini.
hal ini mirip dengan air mendidih di atas kompor, panas harus dapat pindah ke evaporator untuk mendidih cairan refrigerant.
filter udara harus bersih, kipas blower harus bergerak mengeluarkan udara, koil evaporator harus bersih, dan pada sistem ada kontrol refrigeran yang harus diatur, maka harus diterapkan dengan benar, diinstal dan disesuaikan.
termostat ruangan harus diatur ke dalam kisaran suhu yang tepat.
kontrol refrigeran memiliki bagian atau peranan, bahwa itu terus menambahkan pendingin untuk dididihkan pada tingkat yang benar.
Ini akan menjadi seperti air mendidih dalam sebuah panci.
seperti air yang direbus, itu akan mendidih kering kecuali Anda terus menambahkan air.
jika Anda menambahkannya terlalu cepat, air dalam panci akan meluber keluar.
suhu air dalam panci juga dapat jatuh di bawah suhu didih jika air ditambahkan terlalu cepat.

Menambahkan Panas Untuk Uap air Untuk Memastikan tidak ada cairan entrained

Panas yang ditambahkan setelah semua cairan dalam kumparan evaporator mendidih menjadi uap disebut superheat.
seperti disebutkan sebelumnya, Anda dapat menambahkan panas lebih banyak pada cairan seperti yang Anda inginkan dan selama tekanan tetap sama, cairan hanya akan mendidih lebih cepat.
Ketika semua cairan telah direbus pergi, uap akan naik dari cairan dan itu disebut "uap jenuh."
uap jenuh ini dengan panas ke titik yang didinginkan, maka akan mengembun kembali menjadi cairan dan jatuh kembali menjadi cairan.
Jika panas ditambahkan ke dalamnya, temperatur akan naik ke suhu yang lebih tinggi dari suhu cair mendidih.
uap jenuh tidak dapat dipanaskan sampai suhu yang lebih tinggi daripada cairan mendidih kecuali dipindahkan ke tempat lain dan kemudian menambahkan panas.
lihatlah kembali pada Gambar 2 dan perhatikan bahwa ketika cairan semua direbus pergi masih ada uap 4.5 derajat celcius bergerak dalam kumparan evaporator terhadap outlet koil evaporator.
uap 4.5 derajat celcius masih dapat menyerap panas dari udara yang bersuhu 24 derajat celcius ketika melewati kumparan.
uap jenuh pada suhu 4.5 derajat celcius mulai mengambil panas sampai akhir kumparan evaporator, di mana ia meninggalkan kumparan di suhu 10 derajat celcius.
Ia memiliki 5.5 derajat celcius superheat (10 - 4.5 = 5.5). 5.5 derajat celcius superheat adalah sebuah jaminan bahwa tidak ada cairan meninggalkan kumparan, hanya uap saja.

Ulasan.
evaporator menyerap panas dalam sistem pendinginan.
suhu di mana evaporator beroperasi dapat dikontrol dengan mengontrol tekanan cairan yang menguap.
evaporator harus mendidihkan atau menguapkan semua cairan untuk menjadi uap sebelum akhir kumparan evaporator.

Tulisan diatas saya terjemahkan dari pakar mesin pendinginan yaitu Mr. Bill Johnson yg aktif pada industri HVACR sejak tahun 1950.
Ia lulus pada teknologi gas bahan bakar dan pendinginan dari Technical Institute selatan, sebuah cabang dari Georgia Tech (sekarang dikenal sebagai Institut Politeknik Selatan).
Dia mengajar kelas HVAC di Coosa Valley Kejuruan & Technical Institute selama empat tahun.
Ia pindah untuk menjadi manajer layanan untuk Layne Trane, Charlotte, NC Dia mengajar selama 15 tahun di Central Piedmont Community College, sebagai direktur program.
Dia punya bisnis sendiri selama lima tahun melakukan instalasi dan pekerjaan pelayanan.
Sekarang ia sudah pensiun, ia adalah seorang penulis Teknologi pemanasan praktis dan Teknologi pendinginan praktis dan berlanjut sebagai penulis Refrigerasi dan teknologi penyejuk udara Edisi ke-5, yg semuanya diterbitkan oleh Delmar Publishers.

Source : http://www.achrnews.com

Read More >>> ...